Rabu, 28 September 2016

Hi semua! Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi kimia mengenai ikatan kovalen rangkap tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.
Nah,sekarang  ayo kita mulai!!! Baca dan Pahami dengan baik ya!
A.    Pengertian Ikatan Kovalen
Ikatan Kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh 2 atom yang berikatan. Ikatan kovalen terjadi akibat ketidakmampuan salah 1 atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektron (terjadi pada atom-atom non logam).
                Ikatan kovalen terbentuk dari atom-atom unsur yang memiliki afinitas elektron tinggi serta beda keelektronegatifannya lebih kecil dibandingkan ikatan ion. Atom non logam cenderung untuk menerima elektron jadi jika tiap-tiap atom non logam berikatan maka ikatan yang terbentuk dapat dilakukan dengan cara menyatukan elektronnya dan akhirnya terbentuk pasangan elektron yang dipakai secara bersama. Pembentukan ikatan kovalen tersebut harus sesuai dengan konfigurasi elektron pada unsur gas mulia yaitu 8 elektron (kecuali He berjumlah 2 elektron). Unsur gas mulia berada di gologan VIII A.

B.    Sejarah Kovalen
            Istilah bahasa Inggris "covalence" pertama kali digunakan pada tahun 1919 oleh Irving Langmuir di dalam artikel Journal of American Chemical Society yang berjudul The Arrangement of Electrons in Atoms and Molecules
            Gagasan ikatan kovalen dapat ditilik beberapa tahun sebelum 1920 oleh Gilbert N. Lewis yang pada tahun 1916 menjelaskan pembagian pasangan elektron di antara atom-atom. Dia memperkenalkan struktur Lewis atau notasi titik elektron atau struktur titik Lewis yang menggunakan titik-titik di sekitar simbol atom untuk mewakili elektron valensi terluar atom. Pasangan elektron yang berada di antara atom-atom mewakili ikatan kovalen. Pasangan berganda mewakili ikatan berganda, seperti ikatan rangkap dua dan ikatan rangkap tiga. Terdapat pula bentuk alternatif lainnya di mana ikatan diwakili sebuah garis.
 


1 H = 1
Struktur Lewis: H-H
Konsep awal ikatan kovalen berawal dari gambar molekul metana sejenis ini. Ikatan kovalen tampak jelas pada struktur Lewis, mengindikasikan pembagian elektron-elektron di antara atom-atom.

C.    Macam-macam Ikatan Kovalen
1.     Ikatan Kovalen Tunggal
                Ikatan kovalen tunggal,adalah ikatan dengan satu pasang elektron milik bersama.Di gambarkan dengan tanda satu garis ikatan. 
Contoh 1 :
Ikatan yang terjadi antara atom H dengan atom H membentuk molekul H2
Konfigurasi elektronnya :

1 H = 1
Struktur Lewis: H-H
Contoh 2 :
Ikatan yang terjadi antara atom H dengan atom F membentuk molekul HF
Konfigurasi elektronnya :
1H : 1
Contoh 2 :
Ikatan yang terjadi antara atom H dengan atom F membentuk molekul HF
Konfigurasi elektronnya :
1H : 1
Struktur Lewis:H-F
 
2.     Ikatan Kovalen Rangkap Dua
            Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan kovalen yang terjadi karena penggunaan bersama dua pasang elektron. Ikatan yang terbentuk digambarkan menggunakan dua garis lurus.
Contoh 1 :
Ikatan yang terjadi antara atom O dengan O membentuk molekul O2 Konfigurasi elektronnya : 8O= 2, 6
Atom O memiliki 6 elektron valensi, maka agar diperoleh konfigurasi elektron yang stabil tiap-tiap atom O memerlukan tambahan elektron sebanyak 2. Ke-2 atom O saling meminjamkan 2 elektronnya, sehingga ke-2 atom O tersebut akan menggunakan 2 pasang elektron secara bersama.
 
Contoh 2:
CO2
6C : 2.4
8O : 2.6
 

3.     Ikatan Kovalen Rangkap Tiga
            Ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan kovalen yang terjadi karena penggunaan bersama tiga pasang elektron. Ikatan yang terbentuk digambarkan menggunakan tiga garis lurus.
Contoh 1:
Ikatan yang terjadi antara atom N dengan N membentuk molekul Konfigurasi elektronnya :
7N= 2, 5
Atom N memiliki 5 elektron valensi, maka agar diperoleh konfigurasi elektron yang stabil tiap-tiap atom N memerlukan tambahan elektron sebanyak 3.
Ke-2 atom N saling meminjamkan 3 elektronnya, sehingga ke-2 atom N tersebut akan menggunakan 3 pasang elektron secara bersama. 

 
Struktur Lewis :
 
Rumus kimia : N2
 

D.    Struktur Lewis
Struktur Lewis adalah struktur yang menunjukkan ikatan - ikatan antar atom dalam suatu molekul. 
Cara menggambarkan struktur Lewis:
1.      Buat lambang Lewis.
2.      Tentukan elektron yang dibutuhkan.
3.      Jika terdapat lebih dari 2 atom maka tentukan atom pusat.
4.      Pasangkan elektron( PEI(Pasangan Elektron Ikatan) dan PEB( Pasangan Elektron Bebas)).

Demikian materi yang dapat saya bagikan. Semoga dapat membantu dan bermanfaat.
Tunggu materi selanjutnya ya!
 

16 komentar:

  1. Balasan
    1. Maksudnya, unsur O memiliki nomor atom 8. 2,6 adalah konfigurasi elektronnya dengan mengunakan konfigurasi KLMN.

      Hapus
  2. bagaimana cara menentukan atom pusat jika lebih dari 2 atom dalam menggambar struktur lewis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya dengan melihat berapa banyak elektron yang dbutuhkan oleh suatu unsur. Unsur yang paling banyak memerlukan elektron dijadikan sebagai ato pusat

      Hapus
    2. Bagaimana jika atom tersebut memerlukan elektron yang sama banyaknya seperti pada senyawa HCl?

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Pada molekul POCl3, siapa yang menjadi atom pusat di senyawa tersebut ? Sekian terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang menjadi atom pusat adalah unsur P, karena unsur P yang paling banyak memerlukan elektron.
      P=butuh 3 elektron
      O=butuh 2 elektron
      Cl=butuh 1 elektron

      Hapus
    2. Terima kasih atas jawaban anda.

      Hapus
  5. Saya ingin bertanya, pada CH3COOH siapakah yang menjadi atom pusat. Bisakah Anda jelaskan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang menjadi atom pusat adalah unsur O, karena O yang paling banyak memerlukan elektron dari pada unsur C ataupun H.

      Hapus
  6. Saya mau tanya, pada senyawa HF manakah atom pusatnya? Tolong dijelaskan !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan atom pusat yaitu sebagai berikut.

      1. Atom pusat biasanya ditulis di awal rumus formulanya.

      2. Atom pusat biasanya atom yang lebih elektropositif atau kurang elektronegatif.

      3. Atom pusat biasanya atom yang memiliki ukuran lebih besar dari atom atau susbstituen-substituen yang ada. H ukuran paling kecil sehingga tidak pernah berlaku sebagaia atom pusat.

      Jadi yang menjadi atom pusat adalah unsur F

      Hapus
  7. Saya ingin bertanya, jika atom-atom yang berikatan adalah atom yang sama (sepeti O2), apakah ada atom pusatnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya tidak ada atom pusat, karena memiliki unsur yang sama, sehingga kedua unsur O hanya akan melengkapi membentuk ikatan kovalen rangkap 2.

      Hapus
  8. saya ingin bertanya, Bagaimana cara menentukan afinitas elektron tinggi pada ikatan kovalen?

    BalasHapus